Panduan Training dalam Football Manager

Foto LaPresse - Daniele Badolato 18/08/2015 Vinovo ( Italia ) Sport Calcio ESCLUSIVA JUVENTUS Allenamento Juventus Nella foto: Photo LaPresse - Daniele Badolato 18 August 2015 Vinovo ( Italy ) Sport Soccer Juventus training session In the pic:

Bagi anda yang sering ikuti tulisan saya, mungkin merasa bahwa taktik menjadi sesuatu yang sangat menarik perhatian saya. Baik taktik dalam dunia nyata maupun Football Manager. Bagi saya, Football Manager adalah tentang pengembangan taktik. Segala hal yang berkaitan dengan analisa dan taktik sangat menarik perhatian dan sangat mampu menyita waktu saya. Saya tergila-gila padanya.

Di sisi lain, saya juga menyadari ada banyak hal yang sama pentingnya dengan taktik. Bisa disebutkan di sini, moral-motivasi, reputasi, scouting, dan training. Soal pentingnya reputasi, bisa anda baca pandangan saya DI SINI. Mengenai moral-motivasi, saya sudah pernah menuliskannya. Tetapi dua hal terakhir, scouting dan training, belum pernah saya bahas secara mendetail. Untuk reputasi, saya pernah membahasnya sedikit, dalam artikel berseri 1860 Munich, DI SINI. Tapi secara khusus, belum. Saya pikir, ini saatnya (walaupun agak telat) untuk sama-sama melihat bagaimana saya memandang training.

Sebelum FM versi 2013, modul training yang ditawarkan Sport Interactive (SI) memperlihatkan sebuah fitur yang “njelimet” dan membutuhkan kesabaran dalam menyusunnya. Sebuah fitur hebat dan brilian, tapi, dalam opini saya, kurang realistis. Kenapa? Karena metode perubahan intensitasnya menggunakan notch pada slider. Sebenarnya, di satu sisi, dilihat dari gagasannya, dengan modul training ini kita bisa menciptakan menu latihan tersendiri (beserta pengaturan intensitasnya) menyebabkan modul training macam ini lebih realistis. Tapi, di sisi lain, karena pengaturan intensitasnya menggunakan notch, hal tersebut malah membuat training sedikit kehilangan sisi realistisnya.

Sejak FM 13 dan FM 14, SI telah melakukan perubahan dan menawarkan metode yang lebih realistis, lebih sederhana tetapi tetap memberikan tantangan untuk mengeksplorasi ceruk yang tersedia.

ryan-tank-training-fm-2014FM 2014 Training screen

General Training

Dari bagian General Training, kita mendapatkan 7 sub, yaitu Balance, Fitness, Tactics, Ball Control, Attacking, Defending, dan Team Cohesion. Ingat, semua sub memiliki penekanan masing-masing. Anda dapat mengatur intensitas latihan, mulai dari Very Low sampai Very High. Dengan berfokus pada satu sub, bila ditinjau secara jangka panjang, akan menciptakan karakter permainan bagi tim anda. Contoh sederhana, bila sepanjang waktu anda fokuskan pada Attacking dengan intensitas High, Attribute pemain-pemain anda yang berkemungkinan meningkat adalah attribute-attribute yang menjadi titik fokus Attacking. Akibatnya, permainan tim anda berpotensi lebih baik dari sisi menyerang. Tiap sub dalam General Training memiliki fokus pada attribute tertentu yang bisa anda lihat seperti pada penjelasan di bawah :

Fitness : Acceleration, Agility, Balance, Jumping, Natural Fitness, Pace, Stamina, Strength
Tactics : Anticipation, Composure, Concentration, Decisions, Teamwork
Ball Control : Dribbling, First Touch, Heading, Technique, Flair
Defending : Marking, Tackling, Positioning
Attacking : Crossing, Finishing, Long Shots, Passing, Creativity, Off The Ball
Team Cohesion : Fokus terhadap pemahaman antar pemain. Membuat tim lebih “bersatu” dan berefek positif (secara tidak langsung) pada moral pemain.
Balance : Ntah di mana penekanannya. Dalam opini pribadi saya, Balance memuat semua pelatihan attribute, yang mana hal seperti ini bisa membuat Balance kehilangan nilai tambahnya. Karena, saya yakin, bobot keterlibatan masing-masing attribute tidak sebesar keterlibatan attribute-attribute dalam 5 sub pertama. Sesuatu yang sama, secara prinsip, yang juga terjadi pada personality Balance. Personality ini, membuat pemain anda tidak termasuk dalam kategori profesional, ambisius, pemimpin, atau tempramental. Sehingga karakter si pemain menjadi tidak jelas.

7 sub yang anda lihat dalam General Training, membuat pemain anda LEBIH berfokus berlatih attribute-attribute tersebut..

Perlu diperhatikan pula. Karena General Training “menciptakan” karakter bermain, baik dalam jangka menengah maupun panjang, anda sebaiknya berhati-hati dalam memilih General Training untuk anda fokuskan pada pemain. Sangat ideal, dalam menentukan fokus General Training, bila anda cocokan dengan taktik dan reputasi. Beberapa panduan sederhana saya berikan sebagai refrensi.

* Anda bermain sebagai Singa besar penguasa rimba. Anda bisa fokuskan ke :
Attacking, untuk semakin menyempurnakan attribute-attribute yang difokuskan dalam sub Attacking.
Ball Control, menyempurnakan beberapa Technical attribute
– Bila anda memainkan sepakbola cepat macam Barcelona akhir 90-an dan awal 2000-an, adalah ideal bila anda merotasinya dengan berfokus pada Fitness

* Anda bermain sebagai Kucing kecil di tengah para Badak dan Singa besar.
Salah satu contoh tim seperti ini, adalah tim yang baru saja promosi ke Divisi Utama. Saya pernah mengalaminya dengan TSV 1860 Munich. Saat di mana Predicted Finish menempatkan anda pada posisi ke-15 dari 17 tim, anda dianggap sebagai salah satu yang terlemah (kemampuan pemain maupun reputasi). Dalam kondisi begini merupakan sesuatu yang bijak bila anda bermain dengan berfokus pada strategi bertahan (parkir bus contohnya). Untuk itu, maksimalkan kerja strategi anda dengan berfokus pada Training yang sesuai.
Defending, meningkatkan kemampuan bertahan yang dibutuhkan tim.
Tactics, meningkatkan pemahaman pada aspek taktik serta melatih beberapa mental-attribute yang diperlukan bila berbicara taktik bertahan.
– Sebuah teori lain menyebutkan, Team Cohesion juga bisa dipertimbangkan dan akan menguntungkan dalam hal ini. Saya tidak melihat di mana hubungannya tetapi bila anda merasa ini menguntungkan atau anda punya pengalaman akannya (yang terbukti dan bukan asumsi semata), terapkanlah.

Match Preparation

Menentukan (jangka pendek) kesuksesan taktik/cara bermain tim anda dalam tiap-tiap pertandingan. Dalam Match Preparation, anda mendapatkan Def. Set-Piece, Att Set-Piece, Def Positioning, Att Movement, Teamwork dan Tactic Only. Masing-masing kategori sudah merupakan self-explanatory, yaitu apa yang anda baca itulah definisi di dalamnya. Defensive Set-Piece berarti pemain berfokus pada bagaimana bertahan pada saat lawan mendapatkan Set-Piece (dan bagaimana melakukan serangan balik terhadapnya). Attacking Movement berarti pemain anda berfokus pada strategi menyerang (bagaimana bergerak, mengumpan, dan membuka ruang pada saat menyerang), dan lain-lain.

Dalam jangka pendek-menengah, Match Preparation memberikan pengaruh pada fluiditas taktik. Di sini anda bisa melihat bagaimana memanfaatkan Match Preparation untuk meraih tacticalfamiliarity 100% lebih cepat.

Match Preparation sangat berpengaruh pada tim-tim dengan reputasi kecil yang sudah pasti hampir semua pertandingan yang mereka hadapi merupakan partai besar (berat). Saat anda menjadi sebuah tim superior, seperti yang saya alami dalam save Dortmund (2013-2024), Match Preparation bisa saya atur “sekehendak hati”. Jadi, saya pikir Match Preparation menjadi makin krusial seiring mengecilnya reputasi tim anda.

* Anda bermain sebagai Singa besar penguasa rimba.
Dalam posisi seperti ini (pastikan dulu tim anda berada dalam level ini), sangat logis dan ideal bila anda fokus kepada Attacking Movement, yang mana berfokus pada bagaimana tim anda terkonsentrasi dalam mempertajam serangan dan membuat gol sebanyak mungkin.

Bila anda berfokus pada Defensive Positioning dan Defensive Set-Piece, hal tersebut bisa jadi menyia-nyiakan kesempatan anda memaksimalkan peluang menang. Prinsipnya, bila anda punya kesempatan menang yang sangat besar, menyeranglah dan latihlah taktik menyerang anda sampai ke batas maksimal.

Lebih baik bila anda berfokus pada Teamwork, misalnya. Karena, Teamwork memperbesar pemahaman antar pemain, yang secara logika lebih mendukung strategi menyerang yang anda terapkan.

* Anda bermain sebagai Kucing kecil di tengah para Badak dan Singa besar.
Ada dua kemungkinan terbaik yang
bisa anda eksplorasi. Yaitu Defensive Positioning dan Defensive Set-Piece.

Defensive Positioning melatih pemain untuk berfokus pada strategi bertahan, tentang bagaimana memperketat pertahanan sepanjang pertandingan dan berharap mendapat celah untuk melakukan serangan balik. Karena anda berfokus pada strategi bertahan, yang mana kemungkinan anda mengalami banyak Defensive Set-piece, adalah sesuatu yang  logis bila (dalam beberapa kesempatan) anda berfokus pada Defensive Set-Piece, untuk membuat lawan frustrasi dalam situsi bola mati.

Satu opsi lagi, adalah Attacking Set-Piece. Bila anda yakin pertahanan anda sudah cukup dalam mengatasi serangan lawan dan anda ingin mengeksplorasi berbagai kemungkinan dalam membobol gawang lawan, anda bisa coba terapkan fokus pada Attacking Set-Piece. Lewat Attacking Set-Piece anda bisa menghajar lawan.

Dalam Match Preparation, selalu usahakan intensitasnya berada pada level fokus ideal. Anda bisa sesuaikan dan mengkombinasikannya dengan intensitas pada menu latihan lain serta Rest Day (After atau Before), dengan mempertimbangkan terhadap potensi frekuensi cedera. Bila anda melihat banyak ciderayang terjadi, coba berikan Rest After Match. Atau mengatur Preparation pada level 20% ketimbang 30%. Untukmengetahui hal-hal semacam ini, trial-error yang anda lakukan sendiri yang bisa menjawabnya.

Intinya, bukan apa yang anda pilih. Tetapi kecocokan antara apa yang anda fokuskan dengan tujuan taktik dan reputasi merupakan hal yang lebih krusial. Itu kuncinya, gans. Saat anda bertanya, apa menu yang saya harus pilih dalam Match Preparation, andalah yang sudah seharusnya lebih paham ketimbang orang lain. Bukan saya, admin lain, member lain yang anda pandang sebagai master, atau Jurgen Klopp dan Jose Mourinho sekalipun. Karena anda adalah manajer yang SEHARUSNYA paham apa taktik tim dan bagaimana bentuk tim anda sendiri.

Catatan Tambahan :
General Training dan Match Training dihubungkan oleh Scheduling. Anda menaikan fokus ke salah satu dari keduanya, fokus yang lain akan terpengaruh dan begitu juga sebaliknya. Scheduling memberikan dua opsi besar, yaitu pembagian porsi antara General Training dengan Match preparation sebanyak 50% : 50% sampai fokus 100% hanya pada General Training.

ryan-tank-scheduling-fm-2014Scheduling Slider sebagai tool yang bisa anda sesuaikan dalam mengatur intensitas

Individual Training

Terdiri dari 4 kategori, yaitu :
Individual Role Focus
– Specific Attribute focus
– New Position Focus
– New PPM focus.

Anda pernah membaca beberapa pemain kelas dunia menambah porsi latihan sendiri setelah jam latihan tim selesai dilakukan? Saya bayangkan, beginilah salah satu mekanisme kerja Individual Training. Memberikan fokus tambahan bagi salah satu pemain pada titik-titik spesifik.

Individual Training, mau tidak mau, merupakan alat terbaik bila anda berbicara kategori Training yang dapat membantu anda dalam hal pengembangan pemain pada titik spesifik. Stefan Fraser sempat melontarkan sebuah pernyataan yang saya setujui dan sangat mewakili apa makna Training. Dia katakan (saya Indonesiakan dan persingkat), Training pada dasarnya merupakan sebuah cara manipulasi untuk memancing sebuah attribute agar lebih lapar Current Ability (CA). Kata-kata kuncinya, memancing dan lapar. Singkat, padat, dan saya setuju akannya. Bagaimana saya menyetujui dan bagaimana saya memaknai teorinya, mari kita lihat beberapa contoh.

Memandang dan berstrategi pada Individual Role

ryan-tank-yankov-attribute-fm-2014Chavdar Yankov Personal Attribute

Yankov merupakan pemain yang saya ingin untuk dimainkan sebagai Deep Lying Playmaker (Support) sebagai no. 6 dalam formasi 3-1-4-2-0 tanpa striker. Anda bisa lihat highlight yang tampil, sesuai interpretasi Match Engine (ME), terhadap DLP (S). Dalam liga kelas menengah-bawah macam Liga Bulgaria, attribute Yankov termasuk sangat baik. Terutama pada Creativity, First Touch, Passing, dan Teamwork. Dalam kondisi tertentu, saya bisa saja mendorongnya lebih ke depan (ke area no. 8), dengan mempertimbangkan bahwa Flair-nya mumpuni untuk ciptakan beberapa aksi tak terduga. Tetapi dengan Off the Ball yang menengah ke bawah, Duty Support sudah merupakan opsi ideal. Catatan lain, usia Yankov memasuki 29 tahun. Usia di mana ia telah melewati masa emas, sebelum 24 tahun, serta melewati masa emas, di mana lewat usia 28 tahun pemain mulai mengalami penurunan attribute. Dalam kondisi seperti ini, perlahan physical-attribute akan mengalami penurunan. Dan bila anda perhatikan, attribute di mana Yankov lemah terdapat pada Composure, Positioning, dan Physical-Attribute.

Bagaimana saya memanipulasi Training bagi Yankov agar dapat membuatnya lebih tangguh baik sebagai kreator maupun tameng di depan garis pertahanan? Bila saya memfokuskan Yankov pada Deep Lying Support, saya hanya akan buang banyak waktu dan tenaga. Kenapa? Karena yang terjadi, semua attribute Deep Lying Playmaker akan bertambah lapar CA dan (bila memungkinkan) mengalami kenaikan, yang berarti Attribute lain, yang mana Yankov lemah, akan semakin lemah, termasuk Physical-Attribute. Tidak. Saya tidak mau. Singkatnya, beginilah pilihan saya.

ryan-tank-yankov-half-back-overview-fm-2014Yankov fokus pada Half-Back untuk memperbaiki kelemahannya pada Physical-Attributes dan beberapa Mental-Attributes

Half-Back. Anda bisa lihat pada gambar, saya highlight beberapa attribute Yankov yang lemah telah “teratasi” dengan memberikannya fokus pada Half-Back Individual Focus. Saya memilih Half-Back setelah membandingkannya dengan banyak fokus lain, seperti Defensive Midfielder, Anchor, dan Ball Winner. Kesimpulannya, Half-Back merupakan pilihan paling ideal dalam mengatasi kelemahan Yankov. Saya tidak memberikan Deep Lying Playmaker Focus kepada Yankov, karena, tanpa saya berikan fokus tersebut, Attribute Yankov di area tersebut akan meningkat dengan sendirinya.Kenapa? Karena Role-Attribute Yankov yang terbaik ada pada Deep Lying Playmaker. Di sisi lain,memainkan Yankov sebagai DLP sudah akan membantu dirinya untuk meningkatkan attribute-attribute utama dalam DLP.

Pemain kedua sebagai contoh, adalah Atanas Kurdov. Penyerang murni yang harus saya jadikan Shadow Striker yang bermain di area no.10. Notabene, kemampuan Kurdov pada area ini, Unconvincing. Attribute Shadow Striker-nya pun belum memasuki taraf ideal. Berikut highlight Shadow Striker attribute milik Kurdov.

ryan-tank-atanas-kurdov-fm-2014Atanas Kurdov Shadow Striker Highlight Attributes

Dari sisi Physical-Attribute, Kurdov memiliki level ideal, karena seorang Shadow Striker seharusnya punya Quickness (acceleration dan pace) bagus dan ini yang saya lihat pada Kurdov. Tetapi Kurdov sedikit lemah di Technical serta Mental-Attribute. Saya putuskan untuk berfokus pada Flair, Off the Ball, Work Rate yang merupakan Attribute krusial untuk Shadow Striker, tanpa menyentuh Finishing Kurdov yang sudah sangat bagus.

ryan-tank-kurdov-attacking-midfielder-fm-2014Perfect Choice. Attacking Midfielder (Attack) memberikan banyak kesempatan bagi Kurdov untuk memperbaiki kemampuannya untukbermain sebagai Shadow Striker

Anda lihat sendiri, fokus pada Attacking Midfielder merupakan pilihan paling ideal bagi area di mana Kurdov lemah tanpa menyentuh bagian terkuatnya, yaitu Finishing. Dengan pilihan ini, saya bisa berharap Attribute-Attribute Kurdov yang lemah akan makin lapar CA sekaligus memperbaiki diri mereka sendiri.

– Memandang dan berstrategi pada Specific Attribute

ryan-tank-bozhidar-stoyanov-fm-2014Bozhidar Stoyanov Defensive Winger Attribute

Singkatnya, saya akan memainkan Stoyanov sebagai salah satu Defensive Winger. Usianya masih 16 tahun. Merupakan salah satu calon pemain masa depan Slavia (Sofia). Saya tidak merasa Stoyanov sudah siap untuk saya fokuskan pada Individual Role. Attribute-Attribute yang krusial bagi taktik tim, yaitu Passing, Tackling, Strength, dan Crossing masih belum ideal. Saya akan rotasi empat Attribute ini. Setiap 2,5 – 3 bulan bergiliran. Sambil melihat bagaimana perkembangannya setelah satu musim, untuk kemudian memutuskan apakah tetap dengan strategi yang sama atau tidak di musim berikutnya. Sebagai reminder, saya buat note bagi Stoyanov.

ryan-tank-stoyanov-note-specific-attributeStoyanov note. Reminder untuk rotasi Specific Attribute

– Memandang dan berstrategi pada New PPM

Untuk satu hal ini, saya rasa saya tidak akan banyak membahasnya, karena anda sebagai juru taktik yang mengetahui dengan pasti bagaimana PPM yang cocok untuk pemain anda. Tetapi, sebagai refrensi, berikut bagaimana saya memandang PPM.

PPM merupakan fitur terkuat yang mempengaruhi karakter bermain seorang pemain. Hirarki PPM berada di atas (secara berurut) Player Instruction dan Team Instruction. Beberapa PPM yang bisa jadi buruk bagi tim, di antaranya, Tries Long Shot, Argues with Official, Dive into Tackle, atau Play out of Trouble (bagi bek). Termasuk beberapa PPM seperti Tries Long Pass, terutama, bila anda ingin memainkan umpan pendek ekstrem macam Barcelona era Pep Guardiola.

– Bagi Bek Sayap dan Sayap Serang, Get Forward whenever Possible merupakan pilihan yang tepat,kalau and ingin menghajar sisi sayap lawan. Plays One Two juga sangat bermanfaat dalam usaha pemain anda melepaskan diri dari pressing lawan. Untuk Bek Tengah (dan Bek lain) yang mana anda instruksikan tim untuk Play out of Defense, Plays Short Simple Pass merupakan PPM yang tepat.

– Bila anda memiliki pemain yang kuat dalam bertahan (Positioning, Anticipation, Decision, Acceleration, Pace, Agility, Marking, Tackling), sangat ideal bagi si pemain untuk memiliki PPM Marks Opponents Tightly, terutama, bila anda memerintahkannya untuk melakukan Specific Marking.

– Untuk penyerang yang anda ingin memainkannya dalam konsep False Nine (F9 atau DLF-S), adalah ideal memberikannya Comes Deep to Get Ball dan Stops Play. Bila anda memiliki penyerang yang mana anda ingin ia menghajar lawan menggunakan Role Poacher atau Advanced Forward, pastikan ia memiliki PPM Beats Offside Trap atau Dribbles Through Center. Tries First Time Shot atau Shots with Power juga akan sangat membantu. Bagi anda yang memiliki pemain berkarakter (dan ber-attribute) macam Thiery Henry, Lionel Messi, Eden Hazard, atau Arjen Robben, memberikannya PPM Cuts Inside yang dikombinasi dengan Curls Ball dan Places Shot, akan membuat mereka menjadi penembak yang mematikan.

– Untuk Playmaker, Dictate Tempo, Stops Play, Plays One Two, merupakan beberapa PPM dasar yang sangat cocok dimiliki. Tries Killer Ball Often untuk memberikan pelayanan sempurna bagi penyerang yang punya kecermatan dan Quickness (Acceleration dan Pace) juga merupakan PPM yang tepat.

Kesimpulan

Training, sama halnya dengan taktik, merupakan aspek krusial dalam sepakbola. Begitu juga dengan Football Manager. Ada banyak ceruk dan beberapa keputusan yang bersifat tricky. Sebagai seorang manajer yang berperan dalam memimpin pasukan, anda harus luangkan waktu ke banyak aspek lain, semacam scouting, moral-motivasi, dan Training, ketimbang sekedar mengembangkan taktik atau mencari regen berbintang lima.

Artikel ini menjelaskan cara saya memandang Training. Bila panduan sederhana ini bisa memberikan banyak hal pada anda, termasuk ide baru, baguslah :). Di sisi lain, karena luasnya ceruk Training yang bisa digali, masukan atau pengalaman empiris dari agan-agan akan sangat berguna bagi perbaikan dan penyempurnaan artikel ini.

Kredit :
– Artikel ini bisa tersusun melalui beberapa refrensi yang saya lupa mencatatnya (maaf sekali). Banyak di antaranya saya dapatkan dari Sport Interactive (SI) Forum, di mana banyak personil internal SI ikut serta di dalamnya dan sering kali merilis pernyataan resmi. Beberapa pernyataan saya di atas saya kutip dari rilis resmi SI. Contohnya, soal Position-Attribute.
– Beberapa artikel Training yang dirilis Cleon (yang juga didasarkan pada rilis resmi SI sebagai pencipta ME).
– Juga pada seseorang yang saya tidak tahu namanya, yang pernah merilis teori pribadinya soal Pre-Season. Yang setelah saya terapkan, ternyata hasilnya sesuai dan nyata adanya.

Ryantank100,

Untuk update terbaru, mohon follow Blog kami atau follow Twitter @ryantank100

3 thoughts on “Panduan Training dalam Football Manager

  1. Nanya Mas, kalo FM brapa yg Visual 3D nya belom ada.. Coz ane lebih suka FM yg 2D lama ketimbang yg sekarang ini.. Kira2 bisa di update gak pemain sekarang untuk database FM 2005 yg lama.. Dimana sy nyarinya.. Thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s